Gedung LPD Desa Adat Kedonganan

Sejarah LPD Kedonganan

LPD Desa Adat Kedonganan diresmikan pada 9 September 1990, atau enam tahun setelah LPD resmi didirikan di Bali. Pada awal beroperasi, LPD Desa Adat Kedonganan belum memiliki kantor representatif.

Bendesa Adat Kedonganan kala itu, I Wayan Gandil, meminjamkan Wantilan Banjar Anyar Gede sebagai kantor LPD Kedonganan untuk melayani kebutuhan keuangan masyarakat desa.

LPD Desa Adat Kedonganan akhirnya memiliki gedung representatif pada tahun 2002. Gedung ini kemudian direnovasi total pada tahun 2009 dan di-pelaspas serta diresmikan oleh Bupati Badung, AA Gde Agung, S.H., pada 12 Januari 2010.

Tujuan Luhur

Harmoni Keuangan & Spiritualitas untuk Ketahanan Desa Adat

Panca Kerta

5 Kesejahteraan yang dicapai melalui pelayanan kami.

  • 01Kreta Angga (Pribadi)
  • 02Kreta Warga (Keluarga)
  • 03Kreta Desa (Masyarakat)
  • 04Kreta Negara (Negara)
  • 05Kreta Bhuwana (Alam Semesta)

Panca Yadnya

5 Pengorbanan Suci sebagai fondasi operasional.

  • 01Dewa Yadnya
  • 02Pitra Yadnya (Leluhur)
  • 03Rsi Yadnya
  • 04Manusa Yadnya
  • 05Bhuta Yadnya (Lingkungan)

Struktur Organisasi Berbasis Desa Adat

Pemilik (Sang Adruwe): Desa Adat Kedonganan
Pengayom: MDA Bali
Pelindung: Bandesa
Pembina: Kelian Banjar Adat
Pengawas Internal
Pengurus (Pangoreg)
Manggala (Pimpinan)
Patajuh Utsaha
(Bisnis)
Patajuh Pangraksa
(Operasional)
Pegawai / Pelaksana Operasional